Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menemui Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Perdagangan Internasional Kementerian Luar Negeri Finlandia, Nina Vaskunlahti dan Duta Besar Finlandia.

Ketiganya membahas pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, khususnya bidang pengelolaan air limbah (waste water management) dan kota pintar atau smart city. 

Menurutnya, pemerintah Indonesia telah menjamin kemudahan perizinan untuk membuka izin usaha konstruksi di Indonesia. Seluruh perizinan, tuturnya, akan dibantu oleh Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal. Prosesnya, akan diawasi langsung oleh Presiden Jokowi.

Kementerian PUPR menyatakan terbuka untuk menjalin kerja sama pembangunan IKN, dengan mengedepankan inovasi teknologi baru. Terlebih, untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Basuki mengatakan setiap calon investor dari luar negeri harus memiliki kantor cabang dan pusat fabrikasi di Indonesia.

Ia berharap para pengusaha Jepang bisa ikut berinvestasi dalam pembangunan IKN. Basuki berujar rencana awal konstruksi pembangunan IKN akan dimulai pada 2024, namun Kementerian PUPR berharap dapat dipercepat proses penyusunan rencana teknis rincinya, sehingga dapat mulai dibangun instalasinya pada 2023.

RIANI SANUSI PUTRI via Tempo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.